













Museum Vatikan menyimpan salah satu koleksi seni paling luas dan bergengsi di dunia.
Didirikan pada awal abad ke‑16, koleksi mencakup patung klasik, karya agung Renaisans, dan seni modern.
Sorotan utama: Kapel Sistina, Ruang Raphael, dan Galeri Peta.
Kunjungan menawarkan wawasan unik tentang berabad‑abad patronase kepausan dan kreativitas manusia..
Lihat jadwal lengkap di bawah (bervariasi menurut musim)
Hari Minggu (kecuali Minggu terakhir setiap bulan – masuk gratis) serta 25–26 Desember, 1 Januari, dan 1 Mei
Viale Vaticano, 00165 Roma, Italia
Museum Vatikan mudah diakses dengan transportasi umum atau berjalan kaki dari pusat Roma.
Naik kereta ke stasiun Roma Termini lalu pindah ke Metro Jalur A menuju stasiun Ottaviano–San Pietro. Dari sana, jalan kaki 5–10 menit ke pintu masuk museum.
Tidak disarankan mengemudi karena parkir terbatas. Gunakan transportasi umum atau parkir berbayar terdekat.
Bus 49, 32, dan 982 berhenti dekat Museum Vatikan.
Jika menginap di sekitar Piazza San Pietro atau kawasan Borgo, museum dapat dicapai dengan berjalan kaki.
Kagumi karya agung Renaisans, patung klasik, fresco nan rumit, dan langit‑langit Kapel Sistina yang termasyhur.
Kagumi fresco langit‑langit nan termasyhur dan ‘Pengadilan Terakhir’ – puncak seni Renaisans.
Temukan fresco menakjubkan Raphael, termasuk ‘Sekolah Athena’, yang menegaskan ideal seni, filsafat, dan humanisme Renaisans.
Menyusuri 40 peta topografi Italia dari akhir abad ke‑16 – perpaduan keunggulan artistik dan ilmu geografi.

Kunjungi museum untuk menjelajah seni, sejarah, dan warisan budaya Vatikan yang luar biasa.
Pemesanan online dianjurkan untuk memastikan masuk dan menghindari antrean.